Usain Bolt scores in Soccer Aid triumph as his World XI beat an England XI on penalties

The world’s fastest man certainly knows how to finish…

While Usain Bolt’s foray into football fell short of a professional contract, the sprinter clearly learnt a thing or two during his trial with Australian side Central Coast Mariners.

The 32-year-old got his name on the score sheet during Soccer Aid on Sunday night as he inspired his of the Rest of the World XI to a comeback win over an England XI.

After freestyle footballer Jeremy Lynch had given England a 2-0 lead in the first-half, Bolt capitalised on an error from former Liverpool defender Jamie Carragher just before the break to give his side some hope of a comeback.

Love Island star Kem Cetinay would then ultimately score a late equaliser for Bolt’s side, who held their nerve in a penalty shootout to claim the win.

Over £6 million was raised for charity as a result of the game as a Jamaican sprinter once again got a taste of being a footballer.

Aside from Bolt, other notable names involved in the match included Manchester United legend Eric Cantona, Brazilian icon Roberto Carlos and actor James McAvoy.

Piers Morgan managed the Rest of the World side, while Harry Redknapp was in the dugout for England.

Soccer Aid has been running since 2006 and has raised over £20 million in aid for UNICEF.

While Bolt is no longer chasing his football dream, he recently weighed in on his beloved Manchester United, claiming the Red Devils should build a side around Paul Pogba and Antoine Griezmann.

“Pogba is a friend of mine and I am a massive fan of his and I think they need to build a team around him,” Bolt said.

Article continues below

“When you watch him at Juventus and when he plays for France, he is outstanding because he has good strikers and people to play and run off the ball which he needs as a great passer.

“It doesn’t matter how somebody cuts his hair, as long as he comes on the field, he shows up.

“If you build the team around him and give him strikers who understand how he plays then he is going to do great.”

博格巴晒儿时与父亲合照:祝所有的父亲节日快乐

今天早些时候,博格巴在其社交平台发文,怀念自己离世的的父亲,同时祝天下所有的父亲节日快乐。

他写道:“祝天下所有的父亲父亲节快乐,祝福!

博格巴的父亲也曾是一名职业球员,在55岁时生下了儿子博格巴,但在2017年,他的父亲因病不幸去世。

此外,博格巴自己的儿子也在今年年初刚刚出生。

ซูเปอร์แมน เผย “โรนัลโด้” ชวน “ฮาเมส” ไปอยู่ด้วยที่ ยูเวนตุส

ซูเปอร์แมน เผย “โรนัลโด้” ชวน “ฮาเมส” ไปอยู่ด้วยที่ ยูเวนตุส

โลธาร์ มัทเธอุส ตำนานลิเบอโรทีมชาติเยอรมนี ยอมเปิดเผยแล้วว่า คริสเตียโน โรนัลโด้ ซูเปอร์สตาร์อันดับหนึ่งของโลกอยากให้ ฮาเมส โรดริเกวซ ย้ายไปอยู่ด้วยกันที่ ​ยูเวนตุส จริง

Uruguay Tundukkan Ekuador 4-0 di Copa America 2019

BELO HORIZONTE – Hasil manis diraih Tim Nasional (Timnas) Argentina kala bersua Ekuador di matchday pertama Grup C Copa America 2019. Pada laga yang digelar di Estadio Governador Magalhaes Pinto, Senin (17/6/2019) pagi WIB itu, Uruguay berhasil menundukkan Ekuador dengan skor 4-0.

Uruguay tampil begitu perkasa saat berhadapan dengan Ekuador. Terbukti, pada menit keenam, tim asuhan Oscar Tabarez itu sudah berhasil menjebol gawang Ekuador lewat taksi Nicolas Lodeiro. Memanfaatkan umpan Luiz Suarez dari sayap kanan, Lodeiro dapat menyarangkan bola ke gawang Alexander Dominguez lewat tendangan kaki kirinya. Uruguay pun unggul 1-0.

Pada menit ke-24, bencana kembali datang ke Ekuador. Mereka harus bermain dengan 10 orang lantaran wasit memberi kartu kuning kedua kepada sang bek kanan, Jose Quinteros. Wasit memutuskan mengusir Quinteros setelah menyaksikan tayangan ulang di video assistant referee (VAR). Dalam tayangan ulang tersebut, Quinteros kedapatan melakukan pelanggaran terhadap Lodeiro.

Laga Timnas Uruguay vs Ekuador

Kondisi ini pun dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Uruguay. Pada menit ke-33, La Celeste –julukan Timnas Uruguay– berhasil menggandakan keunggulannya lewat aksi Edison Cavani dengan memanfaatkan umpan Diego Godin.

Satu menit jelang berakhirnya laga, Dominguez harus kembali memungut bola dari gawangnya. Kali ini, giliran Suarez yang mencatatkan namanya di papan skor. Menyambut sundulan Martin Caceres, Suarez berhasil menendang bola hingga bersarang tepat ke gawang Uruguay. Laga babak pertama pun berakhir manis untuk Uruguay dengan skor 3-0.

Di babak kedua, tensi permainan meningkat. Ekuador berusaha keras untuk mengejar ketertinggalannya. Tetapi, Uruguay tak memberi sedikit pun celah karena mereka tetap tampil ofensif sehingga mendominasi jalannya pertandingan.

Kondisi ini membuat pertandingan berjalan lebih sengit. Uruguay pun tampak cukup kesulitan untuk memperbesar keunggulannya. Pada menit ke-78, gol keempat Uruguay baru tercipta. Alih-alih ingin mengejar ketertinggalan, Ekuador justru menambah keunggulan Uruguay lewat gol bunuh diri Santi Mina.

Laga Timnas Uruguay vs Ekuador

Niat Mina untuk menghalau sundulan Gaston Pereiro justru membuat bola bersarang di gawang Ekuador. Gol ini pun menjadi penutup pesta Uruguay. Mereka memastikan kemenangan dengan skor akhir 4-0.

Susunan pemain Uruguay vs Ekuador:

Timnas Uruguay: Fernando Muslera; Martin Caceres, Jose Gimenez, Diego Godin, Diego Laxalt; Nathan Nandez, Matias Vecino, Rodrigo Bentancur; Nicolas Lodeiro; Luis Suarez, Edinson Cavani.

Timnas Ekuador: Alexander Dominguez; Jose Quintero, Arturo Mina, Gabriel Achillier, Beder Caicedo; Jefferson Intriago, Jefferson Orejuela; Antonio Valencia, Angel Mena, Ayrton Preciado; Enner Valencia.

Hoki: Malaysia di tempat ketiga Siri Final Wanita FIH

KUALA LUMPUR: Skuad Hoki Wanita negara mengakhiri kempen Kejohanan Siri Final Wanita FIH di tempat ketiga selepas menewaskan Republik Czech 3-0 di Kelab Hoki Banbridge, Ireland, pada Ahad.

Dalam perlawanan play off tempat ketiga dan keempat, penyerang Hanis Nadiah Onn meletakkan Malaysia di hadapan menerusi jaringan padang pada minit ke-11, sebelum Fazilla Sylvester Silin menggandakan jaringan pada minit ke-34 ke atas Republik Czech yang menduduki ranking ke-19 dunia.

Malaysia yang di kedudukan ke-22 dunia, mendapat gol ketiga setelah Nur Amirah Shakirah Zulkifli menerima hantaran Nor Faizah Sayuti dan melepasi penjaga gawang Barbora Cechakova sebelum memukul bola menerjah jaring pada minit ke-60.

Impian skuad wanita Malaysia untuk layak ke Sukan Olimpik buat kali pertama, tidak kesampaian selepas pasukan bimbingan Muhammad Dharma Raj Abdullah tewas 0-3 kepada pasukan nombor 11 dunia, Korea Selatan dalam perlawanan separuh akhir semalam.

Republik Czech pula tersingkir selepas tumpas 0-4 di tangan pasukan nombor lapan dunia, Ireland dalam satu lagi perlawanan separuh akhir.

Hanya pasukan yang mara ke final, Ireland dan Korea Selatan melangkah ke pusingan kelayakan terakhir Sukan Olimpik Tokyo 2020 yang akan berlangsung pada Oktober dan November tahun ini.

Copa America News: Arturo Vidal says Chile are a team ‘to be feared’ in Brazil

The Barcelona man believes his country could do something special in Brazil as they look to put the disappointment of not making Russia behind them

Arturo Vidal believes Chile are a team to be feared at the Copa America as his country look to rebound from not qualifying for last summer’s World Cup.

Chile have won the last two Copa Americas, in 2015 and 2016 beating Argentina on penalties each time, but the country’s ‘golden generation’ fell from grace when they failed to reach the sports marquee international tournament in 2018.

The squad has seen some serious overhaul since then with the 32-year-old Vidal now one of the oldest players in the 23 selected for the tournament, taking place in Brazil.

Despite that setback Vidal thinks Chile have what it takes to make an impression in this summer’s competition ahead of their first game with invitees Japan on June 17.

“This squad should be feared, from the beginning to the final,” the Barcelona midfielder told press from the team hotel in Sao Paolo.

“We hope it’s going to be something amazing, but we’re going to take it game by game.

“Everything is starting from new: a new process, new players, new coaches.

“It took us many days to talk about and clear up things.”

Japan have brought an inexperienced squad to South America, with 17 members yet to make their international debuts.

One player who has appeared for Japan is new Real Madrid signing Takefusa Kubo, dubbed ‘The Japanese Messi.’

Vidal asserted that his team were prepared for the challenges Kubo and his team would offer.

“[Kubo] is a player with real quality, there’s a reason he’s at Real Madrid,” the ex-Juventus and Bayern Munich man continued.

“We’ve seen him, analyzed him really well and we know how to stop this player.”

“Japan are an organized team, they’re quick and we have to be careful, concentrate and when they come out to play we have to attack them really quickly because afterward they go into a 4-5-1 and it’s really hard to score a goal.”

Article continues below

After the game with Japan, Chile go on to play Ecuador on June 21.

Vidal’s nation conclude their Group C schedule with a game against Uruguay on June 24.

Chile have only won one of their three games in 2019, a 2-1 win over Haiti on June 6. They lost 3-1 to Mexico and drew 1-1 with the USA in March.

Hengkang dari Bayern, Ribery Yakin Masih Mampu Bersaing di Klub Besar

MUNICH – Franck Ribery, berbicara mengenai masa depannya setelah memutuskan hengkang dari Bayern Munich pada akhir musim 2018-2019. Meski sudah menginjak usia 33 tahun, Ribery mengklaim dirinya masih berambisi untuk memperkuat tim besar setidaknya untuk dua musim kedepan.

Pada pertandingan terakhirnya, pemain berpaspor Prancis itu ikut menyumbangkan satu gol untuk kemenangan 5-1 Bayern atas Eintracht Frankfurt. Sepanjang 2018-2019 sendiri, Ribery memang masih mendapat kepercayaan untuk tampil bersama skuad utama Bayern. Ia tercatat bermain sebanyak 38 pertandingan dengan mencetak tujuh gol dan empat assist.

Franck Ribery

“Saya masih lapar dan saya pikir saya masih bisa memberikan sesuatu. Selama kaki dan kepala saya masih berada di level tertinggi, saya akan melakukannya. Saya tidak menipu, tapi saya rasa saya masih bisa bermain untuk klub besar setidaknya untuk dua musim kedepan,” ungkap Ribery, melansir dari laman L’Equipe, Minggu (16/6/2019).

Sekadar diketahui, saat ini, Ribery sendiri belum terikat dengan tim lain manapun. Kendati demikian, ia mengungkapkan untuk tetap tampil di level kompetitif Eropa, setidaknya dalam dua tahun ke depan. Ia juga menegaskan tidak akan bermain hanya sekedar demi mendapatkan uang.

Bayern Munich

“Saya akan punya uang di mana-mana, tetapi saya ingin tantangan. Saya pikir saya masih bisa menangani tantangan besar,” pungkasnya.

Impian ke Olimpik buat pertama kali berkecai

KUALA LUMPUR: Skuad hoki wanita negara sekali lagi terpaksa menunggu empat tahun lagi untuk muncul di pentas Sukan Olimpik buat pertama kali apabila peluang ke temasya edisi 2020 di Tokyo tertutup selepas tewas 3-0 kepada Korea Selatan pada separuh akhir Pusingan Akhir Siri FIH di Ireland, pada Sabtu malam.

Kekalahan itu menyebabkan skuad bimbingan Muhamad Dharma Raj Abdullah gagal meraih dua slot untuk layak ke pusingan akhir kelayakan Sukan Olimpik 2020 Tokyo pada Oktober dan November ini.

Susulan kekalahan itu, skuad Malaysian Tigress akan bertemu dengan Republik Czech pada perlawanan penentuan tempat ketiga manakala tuan rumah Ireland akan menentang Korea Selatan di pentas final, pada Ahad.

Sebelum itu, Ireland mengalahkan Republik Czech 4-0 pada satu lagi saingan separuh akhir.

Dalam pada itu, Korea Selatan, yang memiliki ranking ke-11 dunia, memulakan jaringan pada minit ke-12 menerusi gol padang Cho Hyein diikuti Kim Hyunji pada minit ke-17 sebelum Cheon Eunbi menutup tirai jaringan menerusi gol padang pada minit ke-48.

Sebagai rekod, Malaysia tidak pernah layak ke Sukan Olimpik sejak acara hoki wanita diperkenalkan pada edisi 1980 di Moscow.

“ธีราทร” ลงเต็มเกม! โยโกฮาม่า 10 คน โดนรัวแซงช่วงท้ายบุกพ่าย ชิมิซุ 2-3

“ธีราทร” ลงเต็มเกม! โยโกฮาม่า 10 คน โดนรัวแซงช่วงท้ายบุกพ่าย ชิมิซุ 2-3

การแข่งขันฟุตบอลเจลีก ญี่ปุ่น 2019 นัดที่ 15 ชิมิซุ เอส-พัลส์ ทีมบ๊วยของตาราง เปิดสนามไอเอไอ สเตเดี้ยม รับการมาเยือนของ โยโกฮาม่า เอฟ.มารินอส อันดับ 4

3个换人2射1传!奎罗斯世界杯失利5年后复仇阿根廷

在今天的美洲杯比赛中,哥伦比亚队2-0完胜阿根廷取得开门红,新帅奎罗斯赢得了执教哥伦比亚的首场正式比赛胜利。

5年前的世界杯小组赛中,奎罗斯率领的伊朗队惨遭梅西绝杀,0-1负于阿根廷队,球队也最终未能出线。

今天的比赛中,奎罗斯换上的罗杰-马丁内斯和萨帕塔包办了球队的全部两粒进球,而助攻萨帕塔打入第二球的莱尔马同样是替补登场。凭借着神奇换人,奎罗斯在同阿根廷的第二场正赛较量中完成复仇。