Cintai Dunia Sepakbola Sejak Kecil, Ini Lika-liku Perjalanan Karier Nedved

MEMBICARAKAN dunia sepakbola, tak lengkap rasanya jika tak turut membahas Pavel Nedvel. Kepiawaiannya dalam mengolah si kulit bundar telah diakui oleh khalayak ramai sehingga sosoknya pun diberi status legenda setelah memutuskan pensiun pada 2009.

Karier Nedved di dunia sepakbola terbilang begitu gemilang. Sebab, pria yang lahir di Kota Cheb, Republik Ceko, ini dapat menyabet berbagai gelar, baik di tataran klub serta individu. Tak heran, sosok Nedved kerap kali dijadikan sebagai panutan para pesepakbola, bahkan pemain-pemain tersohor.

Untuk bisa menorehkan karier yang fantastis, perjalanan yang berliku harus dilalui Nedved. Ia harus hijrah dari satu klub ke klub lainnya sejak masih berusia begitu muda demi mengasah bakat dan menemukan peluang untuk mengepakkan sayap lebih besar lagi. Tetapi, Nedved tak masalah dengan kondisi tersebut karena kecintaannya dengan dunia sepakbola.

Pavel Nedved

(Nedved saat meraih trofi Ballon dOr 2003. Foto: Football Italia)

Pesepakbola yang lahir pada 30 Agustus 1972 itu mulai bergelut di dunia sepakbola sedari masih berusia lima tahun. Kala itu, Nedved muda bergabung dengan salah satu klub sepakbola yang terdapat di kota kelahirannya, yakni Tatran Skalna.

Setelah delapan tahun di sana, Nedved memutuskan untuk hijrah ke klub lainnya, yakni Huda Hvezda Cheb. Karier sang gelandang di klub itu tak berjalan selama sebelumnya. Ia bernaung selama lima tahun dan memutuskan untuk hijrah ke Skoda Plzen saat usianya 14 tahun.

Di sana, Nedved akhirnya mendapat promosi untuk memperkuat tim utama pada 1990. Tetapi, Nedved tak dapat langsung bermain bersama para seniornya karena Plzen memutuskan untuk meminjamkan sang pemain muda ke Dukla Praha. Di sana, ia hanya bermain selama semusim dan sekembalinya ke Plzen, pihak klub memutuskan untuk menjualnya ke Sparta Praha.

Awal karier Nedved di Sparta Praha tak berjalan mulus. Tetapi, lama-kelamaan, ia dapat berkembang pesat sehingga akhirnya dapat membantu klub memenangkan beberapa trofi, termasuk gelar juara di Liga Republik Ceko.

Infografis Pavel Nedved

Atas aksinya yang gemilang, Nedved akhirnya mendapat panggilan untuk memperkuat Tim Nasional (Timnas) senior Republik Ceko pada 1994. Ia turut tampil di Piala Eropa 1996. Di sana, karier Nedved mulai menanjak.

Nedved berhasil menarik decak kagum karena dapat tampil gemilang di gelaran Piala Eropa 1996. Ia kerap kali mencatatkan namanya di papan skor untuk Timnas Republik Ceko, salah satunya terjadi di babak penyisihan grup saat melawan Italia. Ceko bahkan melaju hingga ke babak final. Sayangnya, gelar juara gagal dibawa pulang karena takluk dari Jerman dengan skor tipis 1-2.

Penampilan apik Nedved di ajang tersebut telah menarik minat besar dari klub-klub papan atas Eropa. Mulai dari PSV hingga Lazio tertarik untuk meminangnya. Tetapi, Nedved akhirnya memilih berlabuh ke Lazio dan tampil di liga utama Italia.

Di Lazio, Nedved membuktikan dirinya layak untuk diperhitungkan. Ia mempersembahkan banyak trofi selama lima musim berada di sana. Salah satu trofi paling bergengsi yang didapat bersama Lazio adalah gelar juara Liga Italia pada 1999-2000.

Kepiawaian sang gelandang dalam mengolah si kulit bundar membuat Juventus kepincut dan mulai memberi penawaran. Nedved pun terbuai dengan bujuk rayu Juventus sehingga akhirnya memutuskan untuk menjadi bagian dari si Nyonya Tua –julukan Juventus. Di sana, Nedved semakin bersinar dan merengkuh banyak gelar untuk Juventus, termasuk dua gelar juara Liga Italia.

Pavel Nedved saat bela Juventus

(Nedved bersinar bersama Juventus)

Sosok Nedved begitu disanjung saat berkarier di Juventus. Ia juga tampak begitu menikmati kariernya bersama klub berjuluk Bianconeri itu sehingga akhirnya memutuskan gantung sepatu di sana pada 2009. Nedved pun kini menjadi legenda dari klub raksasa asal Italia tersebut.

Hingga memutuskan untuk pensiun, Nedved telah meraih 15 gelar juara yang diraih bersama Juventus, Lazio, dan Sparta Praha. Di Juventus, ia merengkuh dua gelar juara Liga Italia, satu gelar Piala Super Italia, serta satu gelar Serie B. Kemudian, di Lazio, Nedved mempersembahkan satu gelar Liga Italia, dua gelar Coppa Italia, dua gelar Piala Super Italia, satu gelar Liga Italia, dan satu gelar Piala Super UEFA.

Tak hanya di Italia, ia juga menorehkan prestasi gemilang saat memperkuat klub Republik Ceko. Bersama Sparta, Nedved meraih empat gelar, di mana satu di antaranya diraih di liga utama Republik Ceko. Ayah dari Anna dan Pavel ini juga meraih berbagai prestasi individu, salah satunya Ballon dOr pada 2003.

Keanu Subbas nightmare injury motivated him to a higher point

KEANU Subba might have not experienced the comeback he was looking for in May, but the Malaysian featherweight martial artist learned that it was the perfect timing to build his character.

A cruel shin injury left Subba with a fractured tibia and fibula in Jakarta at ONE: FOR HONOR on 3 May. And despite the tough ordeal he has had to endure, the former MIMMA Champion knew that it was no time to back out from one of his biggest career setbacks.

“I saw this as a chance of the universe giving me a way out. If I wanted to quit, that would have been a perfect time. I’ve got a broken leg, and that would be the perfect excuse,” the 25-year-old Subba uttered in a soft tone.

“But that gave me motivation to prove that I’m a much tougher person outside the cage. It gave me a hunger to get back to what I love doing the most.

“I love this sport, and I’ve invested eight years in mixed martial arts. I told myself that I love every part of it, and that got me working hard at rehab in the hope of a fast recovery.”

Days became months, and the Malaysian grappling sensation still could not return to any form of martial arts. But that did not deter him from forming a packed recovery schedule that consisted of rehabilitation exercises, strength and conditioning workouts, and swimming.

That spirit did not come easily as Subba had to fend off memories of what unfolded in that very night in the Indonesian capital city.

But Subba’s close circle, which includes his father, mother, fiancé, and brother Gianni Subba, ensured that their boy was not going to let this situation get the better of him.

“All I ever hoped for was to wake up one day, and feel like this was a bad dream,” he said.

“It was a downtime for me, but I had my family around who was always there for me. They advised me to never quit and made everything else so much better. They took care of me well, and I’m very grateful to have them around me at all times.”

With an appetite to be the very best, the Bali MMA/Monarchy MMA representative is aware that he will be “waking up” from this nightmare in no time at all.

Federer disingkirkan Rublev di Cincinnati

ROGER Federer tersingkir daripada saingan Masters Cincinnati ATP selepas pemain nombor tiga dunia itu dikejutkan dengan kekalahan 3-6, 4-6 di tangan pemain daripada pusingan kelayakan, Andrey Rublev.

Tewas di final dalam saingan di Cincinnati tahun lalu, Federer melepasi halangan Juan Ignacio Londero dalam pusingan sebelum itu tetapi pemain berusia 38 tahun itu beraksi di bawah tahap sebenar, semalam.

Rublev yang menyingkirkan Stan Wawrinka sebelum ini tampil cemerlang apabila dua kali mendahului juara tujuh kali Cincinnati itu dalam set pertama sehingga memastikan pemenang 20 grand slam itu gagal mendapatkan rentak permainan.

Federer bangkit dalam set kedua tetapi Rublev yang menyinar dengan pendahuluan 4-3 terus mengutip mata sebelum mengesahkan kemenangan.

“Terdahulu, saya bergelut dengan servis saya. Break pada servis pertama dan seterusnya itulah yang terjadi. Perkara itu seakan mempengaruhi sedikit permainan selepas itu,” kata Federer.

“Tetapi keseluruhannya adalah sukar, dia bermain sangat baik. Saya pula mungkin bergelut terutama sekali ketika serangan. Saya tak rasa saya bermain teruk tetapi kadang kala kita tak boleh mengharapkan servis itu dapat melakukan segala-galanya.”

Federer bermula buruk apabila terlepas servis permulaan dan apabila dia menyempurnakan mata break ketiga untuk menyamakan kedudukan, Rublev mengulangi teknik untuk mendahului 3-1.

Federer cuba bertahan dengan servis tetapi tidak mampu menyaingi kekuatan Rublev dan pemain dari Russia itu menamatkan set pertama dalam tempoh 29 minit.

Sedar dia perlu kembali ke tahap sebenar, Federer tampak lebih tajam ketika servis di permulaan set kedua walaupun dia gagal menggunakan kesempatan ke atas lawannya.

Pemain nombor 70 dunia, Rublev, menggunakan peluang itu sepenuhnya untuk kembali meletakkan diri di depan menerusi mata 4-3.

Federer cuba mengheret lawannya ke set seterusnya tetapi Rublev tidak memberikan ruang untuk membolehkan lawannya meraih sebarang peluang apabila mengesahkan kemenangan 6-3, 6-4 sebelum menitiskan air mata kegembiraan di atas gelanggang.

Ia adalah perasaan yang mengagumkan apabila bermain dengan seorang legenda seperti Federer. Sekurang-kurangnya 99 peratus penonton menyokongnya.

“Hari ini saya cuma lakukan yang terbaik. Saya beritahu diri sendiri saya perlu bermain setiap mata hingga ke akhirnya. Biar apa pun keadaan, saya terus berjuang,” ujar Rublev.

Neymar sembuh, tidak disingkirkan daripada skuad PSG

NEYMAR tidak disingkirkan daripada skuad Paris Saint-Germain (PSG) dan kini telah sembuh sepenuhnya, kata pengarah sukan kelab, Leonardo.

Pemain Brazil itu – yang terlepas Copa America akibat kecederaan – tidak beraksi dalam aksi pembukaan Ligue 1 minggu lalu menentang Nimes sehingga membuatkan peminat melakukan protes terhadapnya.

Neymar dilaporkan lewat menyertai sesi latihan pramusim dan Leonardo sebelum ini mengesahkan pemain berusia 27 tahun itu mahu meninggalkan Paris, dua tahun selepas berhijrah daripada Barcelona menerusi rekod yuran perpindahan termahal dunia bernilai EUR222 juta (RM1.02 bilion).

Dia dikaitkan dengan jalan pulang ke Camp Nou walaupun pengendali Barca, Ernesto Valverde, tidak mahu bercakap mengenai kemungkinan itu dalam sidang media semalam.

Dan Leonardo menafikan Neymar masih cedera serta disingkirkan daripada skuad utama kendalian Thomas Tuchel itu.

“Ia perkara mudah,” katanya.

“Neymar dipantau oleh beberapa doktor dan pakar bedah hebat pada awal musim. Tulangnya pada bahagian metatarsal kelima telah bercantum dengan sempurna. Kecederaannya telah sembuh sepenuhnya.

“Ia tidak benar. Dia tidak disingkirkan daripada pasukan. Dia mengikuti program pemulihan secara bersendirian.”

Masa depan Neymar masih belum menemui jalan penyelesaian sambil Barca dan Real Madrid dilaporkan gagal dalam bidaan sambil Leonardo menyatakan bahawa penggempur itu mungkin terlepas kunjungan ke Rennes, Ahad ini.

“Dia adalah pemain PSG. Masih ada tiga tahun kontrak untuknya di sini, kami tidak boleh lupakannya,” tambah Leonardo.

“Kami perlu kenal pasti segalanya, memperbaikinya sebelum dia dapat beraksi semula.

“Neymar melakukan kesilapan. Saya tidak mengenalinya tetapi sejak beberapa hari lalu, saya mula mengambil tahu tentangnya.

“Sejujurnya, dia seorang individu yang baik dengan latar belakang yang bagus. Di atas padang, dia pemain hebat.

“Terdapat perbincangan mengenai masa depannya seperti yang anda tahu tetapi masih belum ada perkembangan.”

Direktur PSG Masih Belum Bisa Pastikan Masa Depan Neymar

PARIS – Direktur Olahraga Paris Saint-Germain (PSG), Leonardo, masih belum memiliki keyakinan tentang masa depan sang pemain, Neymar Jr. Ia belum bisa memastikan apakh sang pemain akan tetap tinggal atau pergi pada bursa transfer musim ini.

Leonarod pun sejatinya tidak menyangkal akan kemungkinan pemain berpaspor Brasil itu hengkang dari Les Parisiens –julukan PSG. Tetapi hingga saat ini, belum ada kemajuan berarti dari para klub yang dikabarkan meminati Neymar.

“Ada diskusi untuk masa depannya seperti yang Anda tahu, tetapi tidak ada yang mengalami kemajuan,” ungkap Leonardo, mengutip dari Goal, Jumat (16/8/2019).

Neymar Jr

Sejauh ini dua klub asal Spanyol yakni Real Madrid dan Barcelona dikabarkan sangat meminati pemain berusia 27 tahun itu. Barcelona dikabarkan menajdi tim kuat yang akan bisa mendapatkan tanda tangan Neymar karena sang pemain ingin kembali ke klub yang membesarkan namanya.

Sementara dari sisi PSG, meski Leonardo sempat merasa kesal dengan Neymar, tetapi kali ini ia sedikit melunakkan hatinya. Bahkan ia memuji sosok Neymar yang pada laga pembuka kemarin sempat mendapat cemoohan dari para penggemar PSG.

Neymar Jr

“Neymar memang melakukan kesalahan. Anda tahu, saya tidak mengenalnya. Seiring berjalannya waktu, saya mengenalnya. Dan saya benar-benar berpikir dia anak yang baik dengan latar belakang yang sangat bagus. Di lapangan, dia adalah pemain yang luar biasa,” pungkasnya.

帕奎塔:米兰新赛季要以冠军为目标,不能只满足于前四

近日,米兰球星帕奎塔接受了媒体采访,他在采访中表示,米兰新赛季要以冠军为目标。

帕奎塔提到:“米兰一直都拥有着伟大的球员,也曾取得过伟大的成绩。我们配得上踢欧冠,所以我们需要努力,然后找回胜利的感觉。”

“首先,我们需要树立远大的目标,我们不能仅仅追求第四名或是第二名,我们的目标必须是第一名。”

“所有为米兰效力的球员都是很努力地。米兰是一家伟大的俱乐部,在巴西,每个人都知道米兰。在我看来,当你能为米兰效力时,你就已经是冠军了。米兰曾赢得过7座冠军奖杯。”

谈语言障碍

“尽管我现在大概能听懂意大利语,但我仍有一些困难。我现在还在学习这门语言,我希望自己能够更好地理解意大利语,希望自己能够说意大利语。”

谈米兰球迷

“向所有米兰球迷问好,我向球迷们保证,米兰本赛季的表现会很棒。”

เชลซี vs เลสเตอร์ ซิตี้ : พรีวิว พรีเมียร์ลีก, วัน+เวลาการแข่งขัน, ถ่ายทอดสด

​

การแข่งขัน ฟุตบอล พรีเมียร์ลีก อังกฤษ 2019/20
วันแข่งขัน วันอาทิตย์ที่ 18 สิงหาคม 2019
เวลาแข่งขัน 22:30 น. ตามเวลาประเทศไทย
คู่แข่งขัน

​เชลซี vs เลสเตอร์ ซิตี้

สนาม สแตมฟอร์ด บริดจ์
ถ่ายทอดสด True Premier Football

ความพร้อมทั้ง 2 ทีม


เชลซี 

คัลลัม ฮัดสัน-โอดอย และ รูเบน ลอฟตัส-ชีค 2 ดาวรุ่งมีอาการบาดเจ็บต้องพักยาว ไม่สามารถลงช่วยทีมได้ ส่วน วิลเลียน และ อันโตนิโอ รูดิเกอร์ ต้องรอเช็คความฟิตก่อนแข่งอีกครั้งหลังจากเพิ่งหายเจ็บกลับมา ด้านตัวหลักอื่นๆพร้อมลงสนามทั้งหมด ขึ้นอยู่กับกุนซือ แฟรงค์ แลมพาร์ด จะจับใครลงเป็น 11 ผู้เล่นตัวจริง โดยคาดว่ากุนซือชาว อังกฤษ รายนี้จะยังคงใช้แผนการเล่นเดียวกับเกมกลางสัปดาห์ที่พบกับ ลิเวอร์พูล แต่อาจจะมีการเปลี่ยนแปลงตัวผู้เล่นบางตำแหน่ง

คาดการณ์ 11 ตัวจริง : 4-3-3

ผู้รักษาประตู อาร์ริซาบาลากา
กองหลัง อัซปิลิกวยต้า, คริสเตนเซน, ซูมา, อลอนโซ
กองกลาง ก็องเต้, จอร์จินโญ, บาร์คลีย์
กองหน้า ชิรูด์, พูลิซิช, เมานท์

เลสเตอร์ ซิตี้

ทีม จิ้งจอกสยาม ไม่มีตัวผู้เล่นบาดเจ็บแต่อย่างใด แถมยังได้เปรียบกว่าเจ้าบ้านเล็กน้อยตรงที่นักเตะได้พักมาหนึ่งสัปดาห์เต็มๆ โดยคาดว่ากุนซือ เบรนแดน ร็อดเจอร์ส จะจัดทีมชุดที่ดีที่สุดลงสนาม ซึ่งเป็นชุดเดียวกับเกมที่เสมอ วูล์ฟแฮมป์ตัน 0-0 แต่อาจจะมีการปรับตำแหน่งการยืนเล็กน้อยเพื่อป้องกันเกมรุกของทีม สิงโตน้ำเงินคราม ที่น่าจะเป็นฝ่ายเปิดเกมรุกเข้าใส่

คาดการณ์ 11 ตัวจริง : 4-5-1

ผู้รักษาประตู ชไมเคิล
กองหลัง ริคาร์โด้, อีแวนส์, โซยุนซู, ชิลเวลล์
กองกลาง แมดดิสัน, ติเลอมองส์, เอ็นดิดี้, เปเรซ, ชูดิวรี
กองหน้า วาร์ดี้

ผลงาน 5 นัดหลังสุด


เชลซี (ชนะ 3 เสมอ 1 แพ้ 1)

11 สิงหาคม พรีเมียร์ลีก แมนฯ ยูไนเต็ด 4-0 เชลซี แพ้
3 สิงหาคม กระชับมิตร มึนเชนกลัดบัค 2-2 เชลซี เสมอ
1 สิงหาคม กระชับมิตร เร้ดบูล ซัลซ์บวร์ก 3-5 เชลซี ชนะ
28 กรกฎาคม กระชับมิตร เรดดิ้ง 3-4 เชลซี ชนะ
23 กรกฎาคม กระชับมิตร บาร์เซโลนา 1-2 เชลซี ชนะ

เลสเตอร์ ซิตี้ (ชนะ 3 เสมอ 2 แพ้ 0)

11 สิงหาคม พรีเมียร์ลีก เลสเตอร์ 0-0 วูล์ฟแฮมป์ตัน เสมอ
3 สิงหาคม กระชับมิตร เลสเตอร์ 2-1 อตาลันตา ชนะ
29 กรกฎาคม กระชับมิตร ร็อตเธอร์แฮม 2-2 เลสเตอร์ เสมอ
27 กรกฎาคม กระชับมิตร สโต๊ค 1-2 เลสเตอร์ ชนะ
24 กรกฎาคม กระชับมิตร เคมบริดจ์ 0-3 เลสเตอร์ ชนะ

เฮดทูเฮด : เชลซี ชนะ 1 เสมอ 3 เลสเตอร์ ซิตี้ ชนะ 1

12 พฤษภาคม 2019 พรีเมียร์ลีก เลสเตอร์ 0-0 เชลซี
22 ธันวาคม 2018 พรีเมียร์ลีก เชลซี 0-1 เลสเตอร์
18 มีนาคม 2018 เอฟเอ คัพ เลสเตอร์ 1-1 เชลซี
13 มกราคม 2018 พรีเมียร์ลีก เชลซี 0-0 เลสเตอร์
9 กันยายน 2017 พรีเมียร์ลีก เลสเตอร์ 1-2 เชลซี

สถิติจาก OPTA ที่น่าสนใจ


  • ฤดูกาลที่ผ่านมา เชลซี พ่าย เลสเตอร์ คาบ้าน 0-1 นับเป็นการพ่ายแพ้ครั้งที่ 2 จาก 13 ครั้งที่ทั่งคู่เคยพบกันมา (ชนะ 7 เสมอ 4 แพ้ 2)
  • ทีมจิ้งจอกสยาม ไม่เคยบุกมาเอาชนะ สิงห์บลู ติดกัน 2 นัดได้เลยนับตั้งแต่ปี 1961
  • สิงโตน้ำเงินคราม เล่นในบ้านนัดแรกของฤดูกาล ชนะได้ถึง 14 เกม จาก 16 ฤดูกาลหลังสุด (ชนะ 14 เสมอ 1 แพ้ 1) โดยเคยแพ้แค่ครั้งเดียวคือนัดที่เจอกับ เบิร์นลีย์ ในปี 2017
  • ทีม สิงโตพันล้าน ไม่เคยแพ้ 2 เกมรวดนัดเปิดสนามตั้งแต่ฤดูกาล 1973/74 และปีนั้นจบในอันดับที่ 17
  • เกมนี้จะเป็นเกมที่ 500 ใน พรีเมียร์ลีก ของ เลสเตอร์ ซิตี้ ซึ่งมีเพียง 16 ทีมที่เคยเล่นเกิน 500 เกม และในจำนวน 16 ทีม มีเพียง 5 ทีม ที่สามารถ เอาชนะในเกมที่ 500 ของตัวเองได้คือ แมนเชสเตอร์ ซิตี้ อาร์เซนอล เอฟเวอร์ตัน ท็อตแนม ฮอตสเปอร์ และ นิวคาสเซิล
  • เดอะฟ็อกซ์ ทำประตูไม่ได้ในลีกมาแล้ว 3 เกมติดต่อกัน โดยที่ 2 เกมล่าสุดเป็นการเสมอแบบไร้สกอร์ ซึ่งครั้งสุดท้ายที่ ทีมจิ้งจอก เสมอเกมศูนย์สามนัดรวด ต้องย้อนไปถึงเดือน มีนาคม ปี 1973
  • เชลซี เป็นทีมที่กุนซืออย่าง เบรนแดน ร็อดเจอร์ส คุมทีมเจอบ่อยที่สุดใน พรีเมียร์ลีก (12 นัด) และยังไม่สามารถเอาชนะได้เลยแม้แต่ครั้งเดียว (เสมอ 6 แพ้ 6)
  • ตั้งแต่ปี 2014/15 เจมี วาร์ดี้ เป็นนักเตะที่ทำประตูในเกมเยือนใส่ 6 ทีมลุ้นแชมป์ มากที่สุด 12 ประตู
  • หากทีม สิงโตน้ำเงินคราม แพ้ในเกมนี้ แฟรงค์ แลมพาร์ด จะเป็นกุนซือคนที่สองของ สิงห์บลู ที่ประเดิมคุมทีมแพ้ 2 เกมแรกของฤดูกาล ต่อจาก จานลูกา วิอัลลี และมีกุนซือเพียงสองคนเท่านั้น คือ วิอัลลี และ เกล็น ฮอดเดิล ที่คุมทีมแพ้ในบ้านนัดแรกใน พรีเมียร์ลีก

‘Too good for MLS’ – Zlatan Ibrahimovic warns LA Galaxy fans not to get used to Cristian Pavon

The Argentine has already made an impact for LA Galaxy, and the club’s biggest star says he won’t be hanging around the league

Zlatan Ibrahimovic has warned LA Galaxy fans not to get used to seeing Cristian Pavon, who he claims is “too good” to stay in Major League Soccer for very long.

Pavon joined the Galaxy this summer on a loan deal and has hit the ground running, helping the Galaxy end a poor run of form with a star showing in a 2-0 win over FC Dallas on Saturday night.

His performance was impressive, earning a penalty that Ibrahimovic converted, and with the Galaxy sitting third in the Western Conference the LA outfit could well be on the verge of hitting its stride as the playoffs approach.

Following the win Ibrahimovic called Pavon “the best on the field” and offered his assessment of the 23-year-old’s future prospects, which he doesn’t think will include a long stint Stateside.

“He is very good,” Ibrahimovic said to ESPN. “He is too good for MLS.”

Pavon has drawn interest from the likes of Arsenal in the past, and his Swedish teammate sees him moving on quickly.

“I think MLS will not have him for a long time,” he added. “We should enjoy him while he is here.”

While the Galaxy may not be able to hold onto the Argentina international for long, the Ibrahimovic isn’t worried about trying to build chemistry, claiming that Pavon is good enough that the two can connect on the field without much time to learn each other’s styles.

“When you have a player like that, you don’t need to say much,” he said.

“You just communicate in the game and try to make the best of it.

“He knows what he is doing. This is his second game and he was the best on the field and today he made a difference.

“I have played with many players and I see when a player is the difference, and he is the difference.”

The Galaxy will look to add another win to their record on Saturday when they face off against the Seattle Sounders, who sit just one point back of them in the Western Conference table.

The club is also in the running for another trophy, with the Galaxy set to face Cruz Azul in the Leagues Cup semi-final next Tuesday.

Piala Super UEFA: Hampir mustahil ganti Hazard – Lampard

PENGURUS Chelsea, Frank Lampard, percaya adalah mustahil untuk menggantikan Eden Hazard dengan individu lain.

Hazard beraksi di Stamford Bridge selama tujuh musim sebelum berkelana ke Real Madrid dengan perjanjian bernilai sekitar €100 juta (RM467.4j).

Pemain Belgium itu terlibat secara langsung dalam 31 gol Liga Perdana Inggeris (EPL) musim lalu  dengan menghasilkan 16 gol dan 15 bantuan gol dan pemergiannya meninggalkan jurang besar buat Chelsea untuk dipenuhi.

Lampard berkata pemain lincah yang memenangi dua gelaran liga dan dua mahkota Liga Europa dengan The Blues tidak boleh digantikan dengan hanya seorang pemain.

“Saya merupakan peminat Eden Hazard dan sebagai peminat Chelsea, saya pernah beraksi di sampingnya,” katanya dalam sidang media menjelang pertembungan Piala Super UEFA menentang Liverpool, awal pagi esok.

“Bagi saya, musim lalu dia merupakan salah seorang pemain terbaik dunia. Bukan setakat musim lalu, malah sepanjang di Chelsea. Secara umumnya dia muncul sebagai pemain paling produktif untuk pasukan daripada segi bantuan jaringan dan gol, termasuk kepimpinannya.

“Anda tidak boleh menggantikannya dengan seorang pemain, saya fikir ia adalah mustahil kerana tahap tinggi yang dipamerkan dalam kerjayanya.”

Tambahnya: “Namun, berita baik dan positifnya, kami perlu bersikap tenang dan sabar dengan kumpulan pemain yang kami miliki.

“Beberapa pemain muda dan berpengalaman kini berpeluang untuk membuktikan kemampuan secara sepasukan dan individu, mereka boleh meningkat memandangkan kami kehilangan sejumlah besar sumber bantuan gol dan jaringan.

“Jawapannya, sebagai sebuah pasukan, kami perlu mencari jalan untuk meneruskan cabaran kerana kelab bola sepak seperti Chelsea akan terus memberikan saingan.

“Eden Hazard, John Terry dan Didier Drogba merupakan pemain yang menunjukkan peningkatan dan kini tiba giliran untuk pemain (generasi) seterusnya dan ia turut bergantung kepada pengurus.

“Itulah cabaran besar yang kami hadapi sekarang. Kami perlu mengucapkan selamat berjaya kepada Eden Hazard manakala kami perlu meneruskan cabaran sebagai Chelsea.”

Sentuhan pertama bekas pemain tengah England itu tidak memberangsangkan apabila dibelasah 0-4 oleh Manchester United di Old Trafford, kelmarin.

Namun, bekas pengendali Derby County itu memiliki keyakinan terhadap pasukannya menjelang pertemuan dengan pemenang Liga Juara-Juara (UCL) itu di Istanbul, Turki, awal pagi esok.

“Saya optimis kerana saya menaruh kepercayaan kepada pemain dan saya percaya pada hakikatnya, kami di sini kerana kami sememangnya berhak,” katanya.

“Itulah pencapaian pemain dan kelab musim lalu, bukan saya. Tetapi saya bangga untuk menguruskan pasukan ini di sini.

“Saya faham kualiti yang dimiliki Liverpool. Mereka memang layak memenangi UCL. Mereka mempunyai pengurus (Jurgen Klopp) dan sekumpulan pemain yang hebat.

“Jadi, kami tahu ia akan menjadi ujian getir tetapi saya percaya kepada barisan pemain dan jika kami beraksi dengan prestasi maksimum, kami boleh memenangi perlawanan ini.”

Akhirnya! Wanita jadi pengadil final Piala Super UEFA 2019

SEJARAH tercipta pada pertembungan antara Liverpool dengan Chelsea di pentas final Piala Super UEFA awal pagi Khamis apabila ia akan diadili oleh seorang wanita.

Stephanie Frappart dipilih sebagai pengadil wanita pertama mengadili perlawanan besar UEFA melibatkan pemain lelaki, dan ia disambut dengan begitu baik oleh pengurus kedua-dua pasukan.

Jurgen Klopp percaya, akhirnya sudah tiba masa wanita mengadili perlawanan berprofil tinggi, memandangkan kaum Hawa sudahpun terlebih dahulu diketengahkan dalam bola sepak di Jerman.

“Saya ada banyak pengalaman dengan pengadil wanita di Jerman. Ia mengambil masa untuk dia (Frappart) dipilih – bukan daripada kelompok profesional (lembaga pengarah UEFA), tetapi lebih daripada para pengadil – untuk dia bersedia.

“Saya pasti, dengan segala emosi yang terlibat, kita akan permudahkan kerjanya. Saya akan pamerkan wajah terbaik saya, kalau tidak ibu saya mesti akan marah,” katanya.

Tambah Klopp yang gembira untuk menjadi sebahagian daripada sejarah baharu, berharap ia menjadi malam yang istimewa dan bukan yang pertama dan yang terakhir.

Frappart, 35, adalah pengadil kelahiran Perancis yang ditugaskan mengadili final Piala Dunia Wanita FIFA 2019 antara Amerika Syarikat dengan Belanda sebelum dilantik sebagai pengadil wanita pertama Ligue 1.
Sementara itu, Frank Lampard berkata sukan bola sepak telah mengorak pelbagai langkah bersejarah, mengambil contoh Piala Dunia Wanita yang semakin diikuti ramai, membuktikan wanita perlu lebih kerap dilibatkan dalam perlawanan besar.

“Kita lambat dalam banyak perkara berhubung hal ini dan kini mereka semakin mendapat perhatian.

“Kami amat berbesar hati dapat menjadi sebahagian daripada ini dan kita melakukan sesuatu yang besar dalam perkembangannya. Ia satu detik bersejarah dan selangkah lagi ke haluan yang benar,” ujar Lampard.

Penjaring terbanyak sepanjang zaman Chelsea yang kini menggalas tugas mengendali kelab London itu akan memimpin barisan muda berdepan juara Eropah, Liverpool yang kembali ke tanah keramat mereka, Istanbul di mana The Reds menjulang gelaran Liga Juara-Juara kelima pada 2005.