BARCELONA – Pemain Barcelona, Antoine Griezmann, mengaku senang akhirnya timnya meraih tiga poin pertama di Liga Spanyol 2019-2020. Tiga poin itu didapatkan Barcelona saat berhasil mengalahkan Real Betis 5-2 di pekan kedua Liga Spanyol musim pada Senin (26/8/2019) dini hari WIB tadi.
Ya, Barcelona memang baru meraih tiga poin pertamanya di pekan kedua Liga Spanyol 2019-2020 lantaran pada pertandingan perdananya mereka justru kalah 0-1 dari Athletic Bilbao. Kekalahan itu pun membuat Barcelona banyak dicibir oleh banyak pihak.
Griezmann dan rekan setimnya pun tak terima Barcelona dikritik seperti itu. Karenanya saat sebelum menghadapi Betis, para penggawa Blaugrana –julukan Barcelona– berlatih keras agas bisa tampil lebih baik.
Kerja keras itu akhirnya terbayarkan karena Barcelona menang 5-2 atas Betis dan berhak membawa pulang tiga poin pertama mereka di musim ini. Griezmann pun berharap penampilan di pertandingan kontra Betis tadi bisa terus terjadi di laga-laga selanjutnya.
“Setelah kekalahan itu (dari Bilbao), banyak komentar tentang kami. Jadi kami perlu kerja keras sebelum pertandingan di pekan ini. Akhirnya kami membuktikan bisa bangkit meski sempat tertinggal (dari Betis). Kami bisa bermain baik dengan menciptakan banyak peluang. Kami menikmati permainan kami dan berharap hal itu bisa terus terjadi,” kata Griezmann, melansir dari Marca, Senin (26/8/2019).
Griezmann yang dipercayakan menjadi ujung tombak Barcelona pada laga kontra Betis itu pun berharap rekan-rekan setimnya yang masih dibekap cedera bisa segera sembuh. Pasalnya ia ingin segera tampil bersama Lionel Messi dan Luis Suarez di lini depan jawara Liga Spanyol 2018-2019 tersebut.
Robert Lewandowski insists he can “always play better” despite scoring a hat-trick in Bayern Munich’s first win of the season at Schalke.
The Poland captain scored from the penalty spot after 20 minutes, doubled his side’s lead at the start of the second half and completed his hat-trick in the 75th minute.
Speaking after the game, Lewandowski told Bayern’s website: “I can always play better. I try to help the team.
“Alone, you can win a game, but with the team you win titles.
“No matter who I play against, I always try to score goals. The Bundesliga is not an easy league, you also have to give it a physical boost, you always have to be ready.”
Bayern boss Niko Kovac said of the match: “We controlled the game for 90 minutes. We made no mistakes. (It was) a good game.”
Summer signings Philippe Coutinho and Ivan Perisic both made their debuts, and the Brazilian forward was impressed with the performance of his new club.
Coutinho said: “I am very happy about my debut. We won, so it was a nice evening.
“The first impressions are good. The game is very intense here. I have only been here three or four days and I’m sure I have to improve. I will work hard.”
Schalke coach David Wagner believed his side’s efforts were worthy of a goal but acknowledged Bayern deserved the win.
“In the end it was a deserved victory,” said Wagner. “Lewandowski has shown why he is one of the best. My team did well in the second half. We would certainly have deserved a goal.”
Zinedine Zidane thought his Real Madrid side “deserved more” after they dropped points in a surprise 1-1 home draw against Real Valladolid.
The hosts struck first, with Karim Benzema hitting his second goal in as many games, before Sergi Guardiola earned his side a draw with a low strike in the 88th minute.
Speaking at a press conference reported by the club website, the French manager said: “It left a bitter taste in my mouth, we did the hardest part, scoring right at the end of the second half but just three minutes later they pulled one back.
“It is a tough situation, it’s complicated and hard when you know you deserved more, the three points, especially given all the chances in the first half, all we needed was a goal.
“At 1-0 on 84 minutes we needed to be practical and have more conviction when the game tested us.
“That was what happened today and we need to accept that. Yesterday I said this would not be a walkover, any team can come here and cause real problems.
“We need to stay switched on for the full 90 minutes and if we played like we did in the first half we would have real options to win.”
James Rodriguez made his first appearance since his return from Bayern Munich and Zidane said he was pleased with the Colombian’s performance.
He said: “He played well. He came off because he took a knock, and if that happens I prefer not to risk it.”
When asked about the pressure faced by his side, Zidane said: “I notice the pressure, of course. Our fans get behind us.
“I know it’s difficult but it’s like winning a title. We need our fans with the team and we will do everything from our side.”
Boss Sergio insists Valladolid will not rest on their laurels after making a strong start.
He told the club’s official website: “This year we started off well, but this does not make us relax. Keep working and think about the next game.”
On possible improvements, he said: “We have to improve a little with the ball and further enhance what we already do well.”
CRYSTAL PALACE mengejutkan Manchester United di kubu kuat pasukan the Red Devils itu dengan kemenangan 2-1 di Old Trafford pada Sabtu.
Jaringan pertahanan Palace, Patrick van Aanholt, pada minit ketiga masa kecederaan memastikan the Eagles membawa pulang tiga mata berharga pulang ke London.
Perlawanan itu turut menyaksikan Marcus Rashford gagal menyempurnakan penalti pada minit ke-70.
Di sebalik penguasaan permainan United pada babak pertama, Palace mendahului perlawanan menerusi Jordan Ayew pada minit ke-32, selepas menerima hantaran yang ditanduk Jeffrey Schlupp.
United mendapat penalti selepas Scott McTominay dijatuhkan dalam kotak penalti, namun Rashford tendangannya terkena tiang.
Ini merupakan penalti kedua berturut-turut dimenangi United, namun gagal dimanfaatkan selepas Paul Pogba gagal menyempurnakan penalti menentang Wolverhampton pada Isnin.
Akibat kegagalan itu, United seri 1-1 dengan Wolves, namun lebih malang kali ini, the Reds Devils tumbang di halaman sendiri.
Pemain baru the Red Devils, Daniel James berjaya menjaringkan gol penyamaan seminit sebelum masa sebenar permainan tamat.
Namun hasrat United untuk sekurang-kurangnya mengutip satu mata dihampakan Van Aanholt, yang meledak gol kemenangan pada minit ke-93.
PARIS – Paris Saint-Germain (PSG) bakal menghadapi Toulouse di pekan ketiga Liga Prancis 2019-2020, pada Senin 26 Agustus 2019 dini hari WIB. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Parc de Princes itu, tampaknya PSG masih takkan diperkuat oleh megabintang mereka, yakni Neymar Jr.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh pelatih PSG, Thomas Tuchel. Ia belum mau memainkannya karena kondisi Neymar saat ini masih belum jelas, alias masih belum tahu apakah dia (Neymar) akan bertahan di PSG atau tidak.
Jadi selama situasi Neymar masih belum pasti, maka Tuchel tidak akan menggunakan jasa pemain asal Brasil tersebut. Sekali pun Neymar saat ini sudah dalam keadaan yang sangat fit untuk bermain.
“Neymar saat ini sedang dalam kondisi yang baik. Dia memiliki pekan yang baik bersama rekan satu timnya. Namun, pihak klub sudah sangat jelas, kami tidak akan memainkannya saat situasi (masa depan Neymar) masih belum jelas,” tegas Tuchel, mengutip dari Sportskeeda, Minggu (25/8/2019).
“Andai kata situasi Neymar sudah jelas, maka dia akan kami mainkan. Sebab situasi Neymar saat ini cukup meresahkan. Akan tetapi semua itu normal terjadi terhadap pemain bintang sepertinya,” tambahnya.
Situasi Neymar saat ini memang masih menjadi tanda tanya. Sebab ia dikabarkan masih diminati oleh dua klub Raksasa Spanyol, yakni Real Madrid dan Barcelona. Jadi selama bursa transfer musim panas 2019 masih terbuka sampai 2 September 2019, maka ada peluang Neymar bakal hengkang. Alasan itulah yang membuat Tuchel masih belum memainkan Neymar.
NILAI: Jaguh berbasikal trek negara, Mohd Azizulhasni Awang mengakui tidak terkesan dengan kekalahannya kepada pelumba Taiwan, Kang Shih Feng dalam acara keirin di Kejohanan Berbasikal Trek Grand Prix Asia Tenggara 2019 di Velodrom Nasional, di sini, pada Jumaat.
Malah bekas juara dunia itu akur dengan pingat perak yang diraihnya dan menjelaskan perlumbaan pada Jumaat adalah sebagai sebahagian daripada latihan serta persiapan sebelum ke Piala Dunia.
“Bagi saya tiada apa (kerisauan) sebab semalam (Khamis) acara pecut untuk mengumpul mata ke Piala Dunia. Jadi sebab itu saya datang untuk keirin hari ini sebagai persediaan dan juga latihan sahaja,” katanya ketika ditemui pemberita di sini.
Azizulhasni atau lebih mesra dengan gelaran ‘The Pocket Rocketman’ bagaimanapun tetap mengakui pusingan akhir itu berlangsung sengit dan terpaksa akur apabila pelumba Taiwan itu mampu mencuri peluang.
“Saya ingat tiada orang di belakang saya sampai separuh pusingan, baru saya dapat rasa ada orang hendak potong. Saya ingat itu rakan sepasukan Shariz Efendi, tapi bila orang itu sudah di sebelah dan saya intai tengok, dia pelumba dari Taiwan.
“Saya sudah tidak sempat hendak kejar kelajuannya sehingga dia boleh memintas saya dan akhirnya saya di tempat kedua,” katanya.
Dalam kategori wanita pula menyaksikan pelumba muda meningkat naik, Anis Amira Rosidi menyumbang pingat perak manakala nasib tidak menyebelahi pelumba senior Fatehah Mustapa yang gagal menempatkan diri ke pusingan akhir dan sekadar menduduki tempat kelapan.
Pelumba Indonesia, Crismonita Dwi Putri berjaya meraih emas di acara utamanya itu, manakala tempat ketiga disandang Yeung Cho Yiu dari Hong Kong.
Sementara itu, ketua jurulatih skuad berbasikal trek kebangsaan John Beasley, berpuas hati dengan prestasi yang dipamerkan anak buahnya di kejohanan berkenaan.
“Saya gembira dengan Azizulhasni, Muhammad Fadhil dan Mohamad Shariz Efendi kerana layak ke final. Kami mahu menang tetapi hari ini bukan harinya,” katanya.