PARIS – Gelandang Real Madrid, Casemiro, tidak mau mencari-cari alasan setelah timnya takluk 0-3 dari Paris Saint-Germain (PSG) di matchday pertama Grup A Liga Champions 2019-2020, Kamis (19/9/2019) dini hari WIB. Pesepakbola asal Brasil itu menilai, Madrid memang layak kalah, meski dua gol mereka sempat dianulir oleh wasit asal Inggris, Anthony Taylor.
Secara statistik, Madrid memang kalah dari Les Parisiens –julukan PSG. Secara penguasaan bola, Madrid hanya mencatatkan 47 persen. Sementara itu perihal shot on target, skuad asuhan Zinedine Zidane itu sama sekali gagal melepaskan bola ke gawang lawan.
Seperti yang sudah dibahas di atas, Madrid sebenarnya dapat mencetak dua gol. Hanya saja, dua gol tersebut dianulir wasit. Momen pertama terjadi pada menit 34. Gareth Bale berhasil membobol gawang PSG kawalan Keylor Navas lewat tembakan chip.
Hanya saja sebelum melepaskan tembakan, si kulit bulat sempat menyentuh tangan Bale. Sebelum menganulir gol tersebut, wasit Taylor pun sempat mengecek Video Assistant Referee (VAR). Kemudian, gol kedua yang dianulir tercipta pada menit 76.
Saat itu, Karim Benzema yang dapat membobol gawang PSG. Namun, sebelum mencetak gol, winger Madrid Lucas Vazquez sudah terjebak dalam posisi offiside. Alhasil, Madrid takluk 0-3 dari PSG lewat gol-gol yang dicetak Angel Di Maria pada menit 14 dan 33, serta Thomas Meunier (91’).
“Kami memiliki peluang. Kami mencetak dua gol, namun dianulir. Meski begitu, kami tidak pantas mencari-mencari alasan. Kami tidak bermain baik dan ini merupakan waktu yang tepat untuk memperbaiki semuanya,” ujar Casemiro mengutip dari Marca, Kamis (19/9/2019).
Jurgen Klopp questioned the awarding of a penalty to Napoli which he felt proved decisive as Liverpool started the defence of their Champions League crown on a bum note.
The Reds lacked a cutting edge but would have been worthy of a point at the intimidating Stadio San Paolo, only for the Group E opener to hinge on Jose Callejon being upended in the area by Andy Robertson.
Dries Mertens converted from the spot in the 82nd minute before Virgil Van Dijk lost the ball on the edge of the area in stoppage time, allowing former Tottenham striker Fernando Llorente to seal a 2-0 win for Napoli.
Liverpool manager Klopp said: “When we conceded to go 1-0 down that was the game changer. We have to accept the result.
“We are really critical of ourselves but it was not a really, really bad performance, it was a game which we could have won at Napoli but we didn’t because we didn’t score.
“We wanted to have at least a point and we didn’t get that because of the penalty. I’m pretty sure there are different views on that situation but when a player jumps before there is contact then it cannot be a penalty.
“But we cannot change that anymore so that’s how it is and now we carry on, that’s it.”
Napoli’s Dries Mertens celebrates after scoring a penalty (Gregorio Borgia/AP)
The Reds’ strong appeals for a penalty against Newcastle at the weekend fell on deaf ears but they maintained their 100 per cent winning start to the Premier League season by beating the Magpies 3-1.
Tuesday night’s decision proved central to the outcome but Klopp refused to be too critical of the process involving the video assistant referee.
He added: “I could say a lot of things about it but then I would look like a bad loser. I’m not the best loser in the world but I’m not bad at it.
“It was very decisive in that moment for sure but we can’t change it. As long as human beings make the decisions then there is still potential for (mistakes). The rules are like this and we trust in the rules.”
The visitors, barracked throughout in a hostile atmosphere in Naples, lost the corresponding fixture between the sides last season en route to being defeated in every group stage game away from Anfield.
The Merseysiders managed to pip Napoli to the knockout stages by virtue of goals scored and went on to lift the European Cup for the sixth time in their history.
Klopp believes Napoli are more than capable of going all the way this season.
He added: “They can win the competition. If you have a good plan and good players, which they obviously have, then they can win the competition. We experienced that.
Liverpool’s Mohamed Salah, left, leaves the pitch (Gregoria Borgia/AP)
“You don’t have to be the best team in the world to win the Champions League. You have to be there in the right moments and you have to be lucky in some situations.”
Napoli counterpart Carlo Ancelotti welcomed Klopp’s assessment of his side as potential winners.
The Italian said: “If Jurgen Klopp says that we have the ability to go on and win the Champions League then I say to him, ‘thank you very much’ because he’s a coach that knows football inside out.
“But there is still a very long way to go. Our first objective is to try to get through to the knockout stages.”
Napoli head coach Carlo Ancelotti wants to reach the group stages (Gregorio Borgia/AP)
Ancelotti shied away from talking about the penalty award, preferring to focus on his side’s display.
He added: “It wasn’t all perfect but just when it seemed all was lost and Liverpool had taken complete control of the game, the team were very orderly and very switched on and they never lost sight of the game plan.
“The two goals came from rather curious and unusual circumstances but ultimately I’m very happy with how we played.”
MADRID – Juventus akan lebih dulu bertandang ke markas Atletico Madrid di laga perdana Grup D Liga Champions 2019-2020, pada Kamis 19 September 2019 dini hari WIB. Pelatih Juventus, Maurizio Sarri mengatakan kalau timnya memiliki ambisi besar untuk bisa meraih poin penuh di laga kandang mereka kali ini.
Akan tetapi, meski memiliki ambisi besar untuk bisa menang di laga kontra Atletico nanti, pelatih berpaspor Italia itu juga mengimbau kepada anak-anak asuhannya untuk tetap menikmati pertandingan mereka sebaik mungkin.
“Kami Juventus dan bagi kami tujuannya selalu untuk menang. Kami harus menghadapi pertandingan ini dengan tekad mutlak, tetapi juga akan tampil tanpa beban, karena penting bagi para pemain untuk bisa menikmati pertandingan mereka,” ujar Sarri, melansir dari laman resmi Juventus, Rabu (18/9/2019).
Sementara itu, berbicara mengenai kesiapan pemain, Sarri mengklaim kalau saat ini skuadnya dalam keadaan baik dan hampir semua pemain dalam kondisi siap untuk diturunkan di laga kontra Atletico nanti.
Sedang terkait kondisi gelandangnya, Miralem Pjanic, Sarri memastikan pemainnya tersebut sudah dalam kondisi fit setelah mengalami cedera pada laga terakhir Juventus kontra Fiorentina di Liga Italia musim ini.
“Para pemain adalah salah satu tim yang dapat mulai memenangkan Liga Champions. Dengan karakteristik mereka, saat ini para pemain siap untuk diturunkan,” tambahnya.
“Dia (Pjanic) dalam keadaan baik, dan sudah berlatih secara teratur dengan teman-temannya. Tapi kami masih akan melakukan evaluasi siapa yang lebih siap untuk turun di laga nanti,” tutupnya.
SELEPAS hampir setahun tidak beraksi, bekas juara berganda UFC, Conor McGregor kini memberi bayangan akan kembali ke gelanggang Octagon pada hujung tahun ini.
Menerusi kenyataan ringkas di laman Twitternya pada Isnin, petarung kontroversi dari Ireland itu seperti mengesahkan akan bertarung di kampung halamannya di Dublin, pada Disember nanti.
“Dublin, 14 Disember,” katanya dalam tweet tersebut.
Untuk rekod, kali terakhir UFC menganjurkan perlawanan di Dublin ialah pada Oktober 2015 iaitu acara UFC Fight Night 76.
Terdapat spekulasi yang mengatakan jika pertarungan pada Disember ini menjadi kenyataan, McGregor bakal berdepan dengan bekas juara interim lightweight, Dustin Poirier dalam satu pertarungan ulangan (rematch).
Poirier yang telah membalas tweet seorang peminat di Twitter, seolah-olah mengiyakan pertarungan dengan McGregor itu.
Petarung Amerika Syarikat itu, baru-baru ini telah menyatakan hasrat ingin bertarung semula dengan McGregor, selepas kali terakhir bertarung dengannya lima tahun lalu.
Menurutnya, ‘rematch’ dengan McGregor sangat ‘masuk akal’ buat ketika ini.
Kedua-dua petarung itu pernah bertemu pada September 2014 dalam acara UFC 178 yang menyaksikan Poirier ditundukkan oleh McGregor menerusi TKO pada minit 1:46 pusingan pertama.
Ia juga merupakan kali terakhir Poirier berlawan dalam divisyen featherweight sebelum beralih ke divisyen lightweight.
Poirier, pada acara UFC 242 di Abu Dhabi, UAE, minggu lalu tewas kepada juara lightweight UFC Khabib Nurmagomedov menerusi kuncian ‘rear naked choke’ pada minit 2:06 pusingan ketiga.
KOMPETISI antarklub Eropa paling prestisius, Liga Champions, bakal kembali bergulir malam ini. Ajang yang pertama kali digelar pada musim 1955-1956 itu bakal memasuki musim ke-65 pada 2019-2020.
Laga pertama Liga Champions 2019-2020 bakal menggulirkan dua pertandingan sekaligus. Dua pertandingan yang dimaksud mempertemukan Inter Milan vs Slavia Praha dan Olympique Lyon kontra Zenit st Peterburg yang bergulir pada Selasa (17/9/2019) pukul 23.55 WIB.
(Napoli saat menang 1-0 atas Liverpool musim lalu. Foto: REUTERS)
Setelah dua laga di atas, dilanjutkan enam pertandingan lain yang bergulir pada dini harinya pukul 02.00 WIB. Keenam pertandingan itu mempertemukan Napoli vs Liverpool, Chelsea vs Valencia, Ajax Amsterdam vs Lille, Benfica vs RB Leipzig, Borussia Dortmund vs Barcelona dan Red Bull Salzburg vs KRG Genk.
Liverpool yang berstatus sebagai juara bertahan, praktis mencoba mempertahankan gelar yang mereka raih musim lalu. Kepantasan The Reds –julukan Liverpool– mempertahankan trofi si Kuping Besar langsung diuji Napoli, tim yang sempat mengalahkan mereka 1-0 di matchday kedua Grup C Liga Champions 2018-2019.
Selain Liverpool, kiprah Chelsea di bawah arahan pelatih Frank Lampard juga menarik dinanti. Terlebih, laga kontra Valencia adalah pertandingan pertama Lampard di Liga Champions dalam statusnya sebagai pelatih.
Kemudian, kiprah Ansu Fati bersama Barcelona juga menarik untuk dinanti. Winger 16 tahun itu berpotensi mencetak sejarah jika diturunkan pelatih Ernesto Valverde di laga dini hari nanti. Namun, keseruan laga-laga di atas barulah awalan. Diyakini masih banyak pertandingan berkelas yang akan dihadirkan klub-klub kontestan Liga Champions 2019-2020.
Berikut jadwal Liga Champions malam ini dan dini hari nanti: